administrator Site Admin
Sejak: 08 Jun 2008 Post: 16
|
Dikirim: Sab Jun 14, 2008 6:59 am Judul: Motor Bahan Bakar Air |
|
|
STEP 1
OPLOS BENSIN DAN AIR
Langkah pertama ini memang bikin kaget. Bensin kok dicampur air. Gimana bisa homogen atau menyatu? Memang secara fisik tak senyawa, tapi secara kimiawi bisa senyawa.
Bensin rumus kimianya C8H12 dan air (H2O) dicampur dengan perbandingan 1:4. Hitungannya 1 liter bensin bisa dicampur 4 liter air. Artinya 80% air dan 20% bensin.
STEP 2
DITUANG KE TANGKI
Menuang campuran bensin dan air ke dalam tangki bensin asli Smash. Namun telah dimodif dengan tutup model ulir biar lebih rapat. Cuuur… baru deh ituang dan ditutup rapat. Tangki motor harus terbuat dari fiber atau stainless steel.
STEP 3
DIHIDUPKAN
Begitu mesin distarter, udara murni (tanpa uap bensin) dari karburator masuk menuju ruang bakar. Sebelumnya fungsi karbu sebagai pengabut bensin dinon-aktifkan. Maksudnya yang dipakai hanya skepnya saja untuk mengatur debit udara.
Berbarengan dengan udara masuk ruang bakar, campuran bensin dan air dari tangki dialirkan lewat pipa kecil menuju reaktor. Volume campuran bensin-air diatur dengan keran. “Hanya dibuka sedikit,&rdquo.
Reaktor seperti tabung berbentuk pipa, tapi lebih besar dari slang bahan bakar. “Nah, di reaktor ini dihasilkan uap bensin yang dialirkan menuju ruang bakar lewat intake manifold (leher angsa),&rdquo.
Akhirnya uap bensin dan udara bertemu di ruang bakar dan dikompresi piston. Selanjutnya dipantik api busi dan terjadilah pembakaran. Mesin pun hidup lewat siklus 1 ini.
STEP 4
POLUTAN JADI BAHAN BAKAR DAUR ULANG
Setelah mesin hidup menghasilkan gas buang hasil pembakaran yang berupa polutan CO (karbon monoksida) dan CO2 (karbon dioksida). Lalu dari lubang buang dialirkan menuju reaktor. Polutan itu bereaksi dengan air (H2O) di dalam reaktor dan menghasilkan gas CH4 atau metane.
metane punya sifat seperti uap bensin. Untuk daur ulang dialirkan menuju ruang bakar lewat intake manifold. Campur dengan udara di ruang bakar. Dikompresikan dan dipantik api busi. Akhirnya terjadi pembakaran dari siklus 2. Energi untuk menjalankan reaktor diambil dari panas gas buang yang mengakibatkan pembakaran menjadi efisien.
Apalagi bila tabung reaktor sudah mencapai suhu 200 derajat celcius, baru deh mesin bisa hidup normal dan sanggup bergasing tinggi. Memang pada awal starter masih mbrebet. Maklum metane di dalam tabung reaktor masih dalam proses pembuatan. Jadi, reaktor punya dua fungsi. Selain menghasilkan uap bensin untuk pembakaran, juga mengubah polutan jadi
metane.
STEP 5
GAS BUANG RAMAH LINGKUNGAN
Kala mesin dingin, knalpot dari tabung reaktor keluar bintik-bintik air dibarengi mesin yang masih mbrebet. Ketika mesin sudah panas yang keluar dari knalpot hanya oksigen atau O2. (chairul Anwar teknik mesin ITS) |
|