|
|
Ditulis oleh Alek
|
|
Jumat, 27 Juni 2008 |
|
Jika kita membicarakan tentang profil seorang mukmin, maka kita harus melihatnya dari sudut pandang Islam. Karena sesungguhnya, seorang mukmin tidak akan pernah terlepas dari nilai-nilai Islam yang secara sempurna dan menyeluruh, mengatur seluruh kegiatannya. Dari sejak lahir sampai mati, dari muda sampai tua dan dari bangun tidur hingga bangun tidur kembali. Dari Abu Hurairah Radiyallahu Anhu, ia berkata,’Rasulullah SAW bersabda: “Seorang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada masing-masing (keadaan itu) terdapat kebaikan. Berilah perhatian atas hal-hal ynag bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah serta janganlah engaku lemah. Dan jika engkau ditimpa sesuatu, maka janganlah engkau mengatakan,”Seandainya aku melakukan ini, tentulah begini dan begitu,” tetapi katakanlah,”Qadarallahu wa maa sya’a fala (Ini takdir Allah Ta’la dan apa-apa yang Dia kehendaki maka pasti Dia lakukan” karena sesungguhnya ucapan ‘seandainya’ itu akan membuka perbuatan (tipu daya) setan.”(HR.Muslim). |
|
Selengkapnya
|
|
|
Ditulis oleh Faizal Ramdhani
|
|
Senin, 23 Juni 2008 |
|
Dalam kehidupan ini suka duka silih berganti. Allah akan menguji setiap manusia dengan kesenangan dan kesedihan. Dari ujian itu akan memperlihatkan kualitas keimanan seseorang. Dalam Surat Al-Baqarah 154 Allah SWT mengisyaratkan: "Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." Jika seseorang ditimpa sebuah ketakutan misalnya sangat takut ketika mendapatkan nilai jelek pada saat ujian, atau pun takut jatuh miskin ketika banyak beramal, takut terjadi bencana maka bila tidak memiliki iman yang kuat akan mebuat guncang hatinya, saraf-saraf tegang, pikiran tidak bisa fokus. Rasa khawatir senantiansa menyelimuti jiwanya.
|
|
Selengkapnya
|
|
|
Ditulis oleh Ridwan Afandi
|
|
Kamis, 19 Juni 2008 |
|
Semoga dengan cerita ini nantinya dapat dipetik sebuah pelajaran bagi para pembaca sekalian. Cerita ini bukanlah karangan penulis sendiri malainkan bersumber dari pengakuan orangnya secara langsung. Tidak ada maksud dari penulis untuk membuka aib seseorang, maka dari itu dalam cerita ini tidak akan menggunakan nama yang sebenarnya. Selamat membaca, semoga bermanfaat… Roni tinggal bersama kedua orang tuanya. Dia punya kakak perempuan, Rani dan Dani adik laki-lakinya. Waktu itu Roni sudah lulus dari SMA, dan kerja di rumah pamannya yang tidak jauh dari rumahnya. Kebetulan rumah Roni berdekatan dengan rumah saya, jadi kami sering berinteraksi dengan keluarganya. |
|
Selengkapnya
|
|
|
Dari Luqman untuk Pembenahan |
|
|
|
|
Ditulis oleh Muhammad Abdul Hasib
|
|
Selasa, 17 Juni 2008 |
|
Pada saat ini sungguh luar biasa peringatan allah yang diberikan pada kita, tidak perlu jauh-jauh, cukup kita melihat bagaimana negeri indonesia ini diguncang dengan cobaan yang sangat dahsyat yang dimulai dari bencana sunami, gempa, banjir, kecelakaan, dan masih banyak yang lainnya. Tentunya allah memberikan itu semua pada kita bukannya tanpa sebab apapun melainkan ada maksud atau misi tertentu yang perlu kita kaji melalui peringatan besar ini. Oleh karena itu wajib bagi kita semua untuk menginterospeksi diri atau bermuhasabah atas apa yang telah dan bahkan yang ingin kita lakukan. Selain bermuhasabah kita juga harus melakukan pembenahan atas apa yang telah dilakukan selama ini, dan alangkah baiknya kita kilas balik atau melihat bagaimana para pendahulu islam mengajarkan dan menasihati kita tentang berbagai hal dalam menjalankan hidup ini.. Dalam kesempatan berbagi ilmu kali ini, saya ingin menyampaikan sepucuk ayat dari kalam illahi yang berisi tentang taushiyah atau nasihat (pesan) yang disampaikan oleh mukmin terbaik pada zaman lampau yang datang bukan dari golongan rosul,nabi maupun para sahabat melainkan dari kalangan manusia biasa tapi berakhlaq sangat mulia. Dialah luqman, yang namanya oleh allah SWT diabadikan dalam alquran alkarim dengan nama sebuah surat yaitu surat luqman (QS:31). |
|
Selengkapnya
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 19 |