Template
Template Template
Template
Template
 
Template
Artikel Pilihan
Ma'rifatul Bid'ah (Mengenal Bid'ah) PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Ahmad Mudzoffar Jufri, MA   
Rabu, 07 Juli 2004

Dalam Kitab Ad-Daa’ wad Dawaa’, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengutip ucapan para ulama salaf,”Bid’ah itu lebih disukai oleh Iblis daripada kemksiatan, karena bertaubat dari kemaksiatan itu secara umum lebih mudah daripada bertaubat dari bid’ah”. Bid’ah adalah setiap bentuk penyimpangan yang diyakini oleh pelakunya sebagai bagian dari Islam dan juga setiap amal yang dianggap syar’i dan diniatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah tanpa adanya dasar yang dibenarkan dalam syariat Islam. Dan hal itu baik berupa keyakinan, pemikiran, amal perbuatan, perkataan, ataupun tindakan meninggalkan sesuatu (dengan niat ibadah).

Bahaya-bahaya Bid'ah

Bid'ah memiliki banyak sekali bahaya. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Membuat bid’ah berarti menbuat hukum syariat baru, padahal yang berwenang secara mutlak dalam  menbuat hukum dan syariat hanyalah   Allah dan rasul- Nya Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam. Sehingga  dengan demikian pembuat bid’ah telah memposisikan diri sebagai pesaing dan perampas hak mutlak Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam dalam membuat hukum dan syariat.
  2. Membuat bid’ah berarti mengada-ada dan berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam.
  3. Setiap bid’ah mengandung muatan tuduhan bahwa syariat Allah masih kurang, sehingga harus ditambah dengan ”syariat” baru yang dibuat-buat oleh pencetus dan pelaku bid’ah.
  4. Setiap bid’ah mengandung muatan pendustaan terhadap Al- Qur’an (QS 5 : 3 )
  5. Setiap bid’ah mengandung muatan tuduhan bahwa Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam itu bodoh, dan memuat klaim bahwa ahli bid’ah itu lebih mengetahui syariat daripada beliau Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam.
  6. Ada dan maraknya bid’ah mengakibatkan umat Islam merasa tidak butuh kepada Al Qur’an dan sunnah Rasul Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam.
  7. Kerasnya ancaman bagi pembuat dan pelaku bid’ah yang menyalahi perintah Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam. ( QS. 24 : 63 )
  8. Amalan bid’ah tertolak dan tidak diterima ( lihat HR Muttafaq ’alaih )
  9. Ibadah bid’ah pada hakekatnya merupakan ibadah kepada syetan. Karena dilihat dari peruntukkannya, ibadah itu hanya terbagi dua yakni: ibadah kepada Allah dan ibadah kepada syetan. ( QS.36 : 60-61 ). Maka setiap bentuk amal ibadah yang tidak memenuhi syarat sah ibadah kepada Allah, berarti termasuk dalam kategori ibadah yang kedua, yaitu ibadah kepada syetan, disadari atau tidak, diketahui atau tidak, dan diniatkan atau tidak oleh pelakunya.
Selengkapnya
 
Memahami Syirik, Kufur dan Nifaq PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Ahmad Mudzoffar Jufri, MA   
Sabtu, 12 Juni 2004

Syirik, kufur dan nifaq adalah tiga hal yang bisa membatalkan tauhid seseorang atau setidak-tidaknya mengurangi kesempurnaannya. Oleh karena itu, kita harus memiliki pemahaman yang betul-betul baik tentang tiga perkara ini. Dan yang paling penting adalah, kita senantiasa berusaha agar tidak terjatuh dan terjerumus kedalam tiga perkara tersebut.

Sebelum kita membahas satu persatu ketiga perkara ini, marilah terlebih dulu kita perhatikan dan kita renungkan beberapa firman Allah berikut ini:

”Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam);  sesungguhnya telah jelas jalan yang lurus daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka berarti ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS Al-Baqarah : 256).

”Dan sungguh Kami telah mengutus seorang rasul pada tiap-tiap ummat (untuk menyerukan), ’Beribadahlah kepada Allah (saja), dan jauhilah thaghut” (QS An-Nahl : 36).

”Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka menegakkan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus” (QS Al-Bayyinah : 5).

Selengkapnya
 
Template
Template Template Template
Template
Copyright 2008 @ Ma'had Ukhuwah Islamiyah Surabaya
Template