|
Ada apa di bulan Sya'ban ??? |
|
Ditulis oleh Alfie Satria Hidayat
|
|
Sabtu, 09 Juli 2011 |
|
Sya'ban artinya berpencar. Dinamakan demikian karena kaum jahiliyyah berpencar mencari air dan berperang memperebutkan kekuasaan dan harta. (Maqoyisul Lughoh 3/149, Mu'jam al-Manahi al Lafzhiyyah 316). Sunnah-sunnah di bulan ini : Memperbanyak puasa. Usamah bin Zaid ra. berkata : 'Wahai Rosullulloh, aku tidak melihatmu berpuasa dalam suatu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya'ban.' Nabi saw. bersabda : "Itu adalah bulan yang manusia banyak melalaikannya, yaitu antara Rojab dan Romadhon, padahal ia adalah bulan diangkatnya amalan menuju Robb sekalian alam. Aku senang ketika amalanku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa." (HR. Ahmad 5/201, Shohih an-Nasa'i 2/2221) |
|
Selengkapnya
|
|
|
Pintu Itukah yang Harus Dilalui Setiap Insan? |
|
Ditulis oleh Muhammad Erwin Hidayat
|
|
Jumat, 08 April 2011 |
|
Maha suci Allah yang senantiasa memberikan kenikmatan kepada kita berupa indra, baik itu indra penglihatan, perasa, peraba, penciuman dan pendengaran. Tidak terbayangkan jika salah satu nikmat tersebut diambil oleh-Nya, kita sebagai mahluk yang lemah tidak akan sanggup juga untuk menghitung berapa jumlah nikmat yang Allah berikan. Padahal nikmat yang Allah berikan di muka bumi ini adalah bagaikan setitik air. Subhanallah Muhammad SAW, nabi terakhir kita telah berjuang untuk mengajarkan kepada kita hal yang baik, memberitahukan serta menuntun kita untuk mencari ridho Allah sehingga cita-cita kita sebagai manusia yang beriman dan bertakwa dapat diraih. Minazzulumaa tii ilannuur. Dunia ini merupakan perhiasan yang memberikan berbagai kenikmatan, tapi cukuplah islam yang terbaik bagi kita, ketakwaan dan keimanan sebagai pegangan kita, wahai saudaraku. Allah telah berfirman dalam al qur’an bahwa sesungguhnya dunia ini adalah sebagai perhiasan dunia yang di dalamnya terdapat berbagai kemaksiatan yang mampu menyebabkan manusia mendapat petaka berupa kenikmatan dunia sesaat. |
|
Selengkapnya
|
|
|
Tuntutlah Ilmu Sampai ke Liang Lahat |
|
Ditulis oleh Amir Zamroni
|
|
Rabu, 13 April 2011 |
|
Bismillahirrohmanirrahim Di suatu pagi, dalam perjalanan menggunakan Bus AKAS menuju Kota Surabaya, saya duduk bersebelahan dengan seorang bapak dengan jaket jumper biru dan headset di telinga, sekilas memperlihatkan beliau nampak berjiwa muda, meskipun usianya bisa saya katakan sudah tidak muda lagi (38 tahun). Pak Fendy, begitu nama panggilan beliau setelah kami berkenalan. Siapa sangka, dengan penampilan yang modis tersebut ternyata beliau bekerja di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sumenep membantu dalam memfasilitasi sarana dan prasarana santri di sana. Berniat untuk pergi ke Sedayu, Gresik untuk membeli beberapa rebana untuk pondoknya, mungkin untuk Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. yang semakin dekat. Percakapan kecil yang tidak terencana mengiringi perjalanan kami berdua menuju tempat tujuan kami. Saya beri inisial untuk Pak Fendy (F) dan saya sendiri (S) untuk mempermudah pembaca dalam membaca percakapan kami. |
|
Selengkapnya
|
|
|
Penghasilan - Savings = Pengeluaran |
|
Ditulis oleh Alfie Satria Hidayat
|
|
Rabu, 13 April 2011 |
|
Belajar dari buku manajemen keuangan keluarga Islami...Yang membuat kita ga bisa nabung (saving) biasanya disebabkan persepsi kita yg salah terhadap saving itu sendiri.. kebanyakan orang..uang yg akan ditabung adalah sisa dari pengeluaran kita : Penghasilan - Pengeluaran = Saving Persepsi ini menimbulkan ketidakpastian, berapa uang yg kita sisihkan untuk ditabung...dan biasanya orang indonesia lebih cenderung mudah menghabiskan uangnya...apalagi yg bergaya hidup cukup boros yg berprinsip 'yang penting gaya, uang urusan blakangan' Padahal agar kita bisa rajin menabung maka persepsinya harus diubah menjadi : Penghasilan - Saving = Pengeluaran jadi kita harus mempunyai target berapa uang yg akan kita tabung sebelum digunakan untuk pengeluaran..misal penghasilan kita sebulan 3 juta..kita targetkan yg kita tabung 1 juta..berarti pengeluaran kita bulan tersebut adalah 2 juta dan kita harus memutar otak agar kebutuhan kita tercukupi dg uang 2 juta itu.. Jumlah besaran atau target menabung setiap orang tentu saja berbeda..yg pasti persepsi kita tentang menabung harus kita ubah sesuai dg rumus yg kedua.. |
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 22 |